PB SEPMI Hadiri Undangan Strategis Menko PMK Cak Imin : Dorong Penguatan Ketahanan Psikososial sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat.

Jakarta.- Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) menghadiri undangan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhaimin Iskandar, dalam forum strategis bertema “Meningkatkan Ketahanan Psikososial sebagai Fondasi Pemberdayaan Masyarakat.”(27/02/2026)

Kehadiran PB SEPMI dalam agenda tersebut menjadi penegasan komitmen organisasi pelajar dalam mendukung arah kebijakan pembangunan manusia yang menjadi prioritas pemerintah. Forum tersebut membahas penguatan fondasi sosial dan mental masyarakat sebagai kunci keberhasilan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Dalam paparannya, Menko PMK menekankan pentingnya membangun ketahanan psikososial di tengah dinamika sosial, tantangan global, serta transformasi digital yang semakin cepat. Ketahanan psikososial dinilai sebagai elemen krusial dalam menciptakan masyarakat yang resilien, produktif, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan.

PB SEPMI memandang bahwa isu ketahanan psikososial memiliki relevansi langsung dengan dunia pelajar. Generasi muda yang kuat secara mental, stabil secara emosional, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi akan menjadi fondasi kokoh dalam proses pemberdayaan masyarakat.

Sebagai organisasi pelajar berbasis nilai keislaman dan kebangsaan, PB SEPMI menyatakan kesiapan untuk mengambil peran aktif melalui:

  1. Penguatan karakter dan kepemimpinan pelajar berbasis nilai moral dan kebangsaan;
  2. Edukasi kesehatan mental dan literasi sosial di lingkungan pelajar;
  3. Kolaborasi program strategis dengan pemerintah dalam penguatan sumber daya manusia;
  4. Pembangunan ekosistem pelajar yang suportif dan berorientasi pada ketahanan sosial.

Momentum ini sekaligus mempertegas posisi PB SEPMI sebagai mitra konstruktif pemerintah dalam agenda pembangunan manusia. Sinergi antara pelajar dan negara dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

PB SEPMI meyakini bahwa pemberdayaan masyarakat yang kuat berawal dari generasi muda yang memiliki ketahanan psikososial yang matang. Oleh karena itu, kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah menjadi bagian dari tanggung jawab kolektif dalam menjaga arah pembangunan bangsa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hotline PB SEPMI
1