SERIKAT PELAJAR MUSLIMIN INDONESIA

Sejarah Singkat Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) merupakan salah satu organisasi sayap dari Syarikat Islam Indonesia (SII), yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan pelajar Muslim di Indonesia. SEPMI didirikan sebagai wadah untuk membentuk generasi pelajar yang berakhlakul karimah, berkapasitas intelektual, berdaya saing tinggi, serta berkontribusi bagi bangsa dan negara. Organisasi ini memiliki akar perjuangan yang selaras dengan nilai-nilai Syarikat Islam Indonesia, yaitu memperjuangkan kebenaran dan keadilan dalam bingkai Islam rahmatan lil alamin. Hingga kini, kader SEPMI tersebar luas di seluruh nusantara, yang berkomitmen dalam menjalankan nilai-nilai Islam juga nilai-nilai kebangsaan. SEPMI telah melalui berbagai fase perkembangan, dengan kepemimpinan yang beregenerasi, mencerminkan estafet perjuangan dari masa ke masa. Kepemimpinan di tingkat Pengurus Besar menjadi tonggak penting dalam mengarahkan organisasi ini menuju visi yang lebih besar.

ketua Umum Pengurus Besar SEPMI dari Masa ke Masa

Berikut adalah daftar Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) secara berurutan:

1. Darimy Yusuf (1964–1965)
Periode awal pembentukan dan konsolidasi organisasi.
2. Rivai Djaelani (1965–1966)
Melanjutkan fondasi organisasi di tengah dinamika nasional.
3. Muhammad Mufti (1966–1970)
Memimpin dalam masa transisi dan penguatan basis pelajar.
4. Amaruddin Jaja Subita (1970–1973)
Fokus pada pengembangan kader di era awal Orde Baru.
5. Zen Munajat Muchsin (1973–1981)
Periode panjang yang menekankan stabilitas dan ekspansi.
6. Zen Munajat Muchsin (1981–1987)
Melanjutkan kepemimpinan untuk kedua kalinya, memperkuat internal organisasi.
7. Chairil Anwar (1987–1991)
Menghadapi tantangan era akhir 1980-an dengan inovasi program.
8. Ferry Aspari (1991–2014)
Kepemimpinan terpanjang, melewati era reformasi dan membangun jaringan luas.
9. Agus Yusuf Ibrahim (2014–2025)
Memimpin transisi menuju era digital dan penguatan literasi kader.
10. Fauzan Muharam (2025–2029)
Terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII SEPMI pada 25–26 Januari 2025, dengan tema membangun pelajar berakhlakul karimah, berkapasitas, dan berdaya guna bagi bangsa.

Estafeta kepemimpinan ini mencerminkan komitmen SEPMI untuk terus berjuang dalam membina generasi pelajar Muslim yang tangguh, inovatif, dan berkontribusi bagi kemajuan agama, nusa dan bangsa. Semoga organisasi ini senantiasa istiqomah untuk terus Berada pada Jalan kebenaran dan Perjuangan di Ridhoi Alloh SWT.
Billahi Fii Sabiililhaq

Hotline PB SEPMI
1