
Sukabumi 08 April 2026. Ketua Pengurus Cabang Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PC SEPMI) Kabupaten Sukabumi menghadiri sekaligus memberikan penegasan arah gerakan dalam kegiatan Kursus Rutin SEPMI yang digelar di MA Syarikat Islam Parakansalak.
Dalam forum kaderisasi tersebut, Ketua PC SEPMI Sukabumi menegaskan bahwa kursus rutin bukan sekadar agenda administratif, melainkan medan pembentukan ideologi dan karakter kader pelajar yang militan, berintegritas, serta memiliki keberpihakan jelas terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“SEPMI tidak boleh melahirkan kader yang gamang arah. Kita butuh pelajar yang sadar peran, teguh dalam prinsip, dan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai agama serta keutuhan bangsa,” tegasnya.
.Ia juga menyoroti tantangan generasi muda hari ini yang dihadapkan pada krisis identitas, arus globalisasi tanpa filter, serta degradasi moral. Menurutnya, kader SEPMI harus tampil sebagai kekuatan alternatif yang mampu menjawab tantangan zaman dengan basis keilmuan, akhlak, dan keberanian sikap.
Kursus ini adalah ruang konsolidasi ideologis. Di sinilah kader ditempa untuk tidak hanya paham organisasi, tetapi juga memiliki daya kritis, keberanian bersikap, dan komitmen perjuangan. Pelajar tidak boleh apatis—mereka harus menjadi subjek perubahan,” lanjutnya.Kegiatan yang diikuti oleh para pelajar tersebut berlangsung dengan antusias, membahas materi keorganisasian, kepemimpinan, serta penguatan nilai perjuangan yang menjadi fondasi gerakan SEPMI.
Melalui kegiatan ini, PC SEPMI Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat basis kaderisasi sebagai pilar utama organisasi. Sebab, masa depan gerakan tidak ditentukan oleh banyaknya anggota, melainkan oleh kualitas kader yang ideologis, solid, dan siap berjuang.“Kita tidak sedang mencetak pelajar biasa, tetapi menyiapkan generasi yang memiliki kesadaran sejarah, keberanian moral, dan tanggung jawab sosial. Inilah jalan perjuangan SEPMI,” pungkas Tomi Ali (Ketua PC SEPMI Kab. Sukabumi)


