
Jakarta, 29 Oktober 2025 – Serikat Pelajar Muslim Indonesia (SEPMI) menyatakan bahwa setiap aksi kecil pelajar dalam menolak dan memerangi peredaran narkoba merupakan bagian dari “jihad besar” menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran akibat barang haram tersebut.Pernyataan ini disampaikan menyusul undangan resmi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kepada Pengurus Besar SEPMI pada Selasa (28/10/2025) lalu di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan.
“Langkah kecil hari ini—menolak tawaran narkoba, melaporkan peredaran, dan mengedukasi teman sebaya—adalah bagian dari jihad besar menyelamatkan generasi bangsa. Pelajar bertauhid adalah pelajar bermartabat, dan pelajar bermartabat wajib memerangi narkoba,” tegas Ketua Umum PB SEPMI, Fauzan Muharamdalam keterangan resminya, Rabu (29/10/2025).
SEPMI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Kementerian Agama dalam membentuk “Generasi Emas Indonesia 2045” yang bersih dari narkoba.“Pelajar bertauhid, pelajar bermartabat, pelajar melawan narkoba!” seru Nuruddin sembari mengajak seluruh pelajar Indonesia untuk menggelorakan semangat yang sama.
SEPMI juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan undangan yang diberikan Kapolri dan Presiden Prabowo Subianto serta siap memperluas jangkauan program “Pelajar Anti Narkoba Berlandaskan Tauhid “


