
JAKARTA – Menjelang peringatan Milad ke-63, Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) secara resmi mengeluarkan seruan nasional kepada seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) di seluruh penjuru tanah air. Dalam momentum bersejarah ini, SEPMI menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran melalui tema utama: “Digitalisasi Islamic Movement; SEPMI Adaptif dan Mandiri Menuju Kemerdekaan Sejati.”
Ketua Umum PB SEPMI Fauzan Muharam menyatakan bahwa usia 63 tahun adalah fase kematangan bagi organisasi untuk melakukan reorientasi gerakan. Menurutnya, tantangan pelajar Muslim di era industri 4.0 dan menyongsong 5.0 bukan lagi sekadar retorika di ruang diskusi, melainkan aksi nyata di ruang digital.
“Kita tidak boleh membiarkan gerakan Islam tertinggal di belakang kemajuan teknologi. Digitalisasi adalah kunci agar dakwah dan nilai-nilai perjuangan SEPMI tetap berdenyut di nadi generasi Z dan Alfa. SEPMI harus adaptif, atau kita akan tergilas oleh zaman,” tegas Ketua Umum dalam pernyataan resminya hari ini.
Tiga Pilar Gerakan Milad ke-63
PB SEPMI menekankan tiga aspek krusial yang harus dijalankan oleh seluruh kader dalam menyukseskan Milad kali ini:
- Adaptabilitas Digital (The Digital Shift): Seluruh instruksi instruksi kader diwajibkan untuk mengonversi narasi perjuangan ke dalam bentuk konten kreatif, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk penguatan organisasi.
- Kemandirian Ekonomi (Self-Reliance): PB SEPMI mendorong lahirnya unit-unit ekonomi kreatif di tingkat cabang untuk memastikan organisasi tumbuh secara mandiri tanpa ketergantungan yang melemahkan idealisme perjuangan.
- Kedaulatan Intelektual: Menempatkan SEPMI sebagai pusat pemikiran bagi pelajar Muslim untuk menjawab isu-isu kontemporer, mulai dari perubahan iklim hingga keadilan sosial di ruang siber.
Instruksi Aksi Serentak
Dalam rilis ini, Sekretaris Jenderal PB SEPMI juga menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk melaksanakan kegiatan refleksi yang menyentuh akar rumput.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh PW dan PC untuk menjalin sinergi erat dengan tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, dan mitra strategis di daerah masing-masing. Milad ini harus dirasakan kehadirannya melalui pesan dukungan, video testimoni tokoh, serta aksi sosial yang konkret sebagai bentuk refleksi keberadaan SEPMI selama lebih dari enam dekade,” tambah fauzan.
Visi Kemerdekaan Sejati
Tema “Kemerdekaan Sejati” yang diusung merupakan representasi dari cita-cita luhur SEPMI untuk membebaskan pelajar dari segala bentuk keterbelakangan mental, ekonomi, dan intelektual. Dengan menjadi pribadi yang mandiri dan adaptif, SEPMI yakin dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

