Wasekjend PB SEPMI: Kritik Lola Nelria Oktavia di Komisi III DPR RI Merupakan Suara Hati Rakyat untuk perbaikan Sistem Kejaksaan

JAKARTA, Mei 2026 – Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (Wasekjend PB SEPMI), Sandi Ahmad Maulana, memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap kritis yang ditunjukkan oleh Ibu Lola Nelria Oktavia dalam rapat kerja di Komisi III DPR RI bersama Amsal Sitepu dan Kajari Karo pada Kamis (2/4).

Sandi menilai, pernyataan Ibu Lola yang menyoroti kinerja Kejaksaan di hadapan para pemangku kebijakan merupakan langkah berani untuk memastikan fungsi pengawasan berjalan sebagaimana mestinya.

“Apa yang disampaikan Ibu Lola dalam rapat Komisi III tersebut adalah pengingat keras sekaligus jujur. Beliau menegaskan bahwa kewenangan jaksa bukanlah kekuatan absolut, melainkan amanah dari masyarakat yang membayar gaji mereka melalui pajak,” tegas Sandi Ahmad Maulana dalam keterangan tertulisnya.

Menegakkan Integritas di Daerah: Sandi Ahmad Maulana juga menyoroti bahwa kehadiran Kajari Karo dalam rapat tersebut harus menjadi momentum evaluasi bagi jajaran kejaksaan di tingkat daerah. PB SEPMI sepakat dengan poin-poin yang ditekankan Ibu Lola mengenai tanggung jawab moral jaksa kepada publik.Esensi Pelayanan Publik: Kejaksaan tidak boleh lupa bahwa mereka berutang budi kepada rakyat. Setiap kebijakan hukum harus berorientasi pada keadilan bagi masyarakat kecil. Transparansi dan Akuntabilitas: Kritik dalam rapat Komisi III tersebut menjadi bukti bahwa mata publik terus mengawasi kinerja korps baju cokelat, terutama dalam menangani kasus-kasus di daerah.

Dukungan Penuh SEPMI: Sandi menegaskan bahwa Pelajar, mahasiswa dan pemuda akan terus mengawal poin-poin kritis yang disampaikan oleh Ibu Lola agar tidak hanya menjadi catatan rapat, tetapi berubah menjadi transformasi nyata di tubuh Kejaksaan.Pesan untuk Kejaksaan”Kami berharap Jaksa Agung dan seluruh jajarannya, termasuk di tingkat Kejari Karo, menyerap kritik dari Ibu Lola sebagai bahan evaluasi serius. Jangan sampai amanah yang dititipkan rakyat justru disalahgunakan. Penegakan hukum harus tajam ke atas dalam hal integritas, dan humanis ke bawah dalam hal keadilan,” tambah Sandi.

PB SEPMI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan tokoh-tokoh kritis seperti Ibu Lola Nelria Oktavia demi terciptanya iklim penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berwibawa di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hotline PB SEPMI
1